//Penyegelan Pertamini di Pangkep Menunggu Aturan Pemkab

Penyegelan Pertamini di Pangkep Menunggu Aturan Pemkab

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko, mengatakan terkait kisruh penyegelan Pertamini masih menunggu aturan pemerintah Kabupaten Pangkep.

“Kami telah koordinasi, bupati akan menyerahkan urusan tersebut ke pihak perusahaan daerah (Perusda) Pangkep,” ujar Bambang kepada TribunPangkep.com di Mapolres Pangkep, Sabtu (21/4/2018).

Dia menambahkan segala persyaratan nantinya, akan diurus Perusda terkait usaha Pertamini tersebut.

“Jadi nanti akan diurus Perusda, selama aturan itu tidak melanggar aturan yang lainnya. Perusda juga akan urus persyaratan hingga proses pengangkutan di Pertamina,” ungkapnya.

Bambang berharap, masyarakat bersabar terkait penyegelan yang dilakukan pihak polisi.

“Saya harap masyarakat bersabar dan menunggu aturan yang jelas dulu. Penyegelan itu dilakukan menghindari terjadinya kebakaran atau ledakan pada alat tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Polres Pangkep menyegel sejumlah SPBU mini yang beroperasi di beberapa wilayah di Kabupaten Pangkep beberapa pekan lalu.

Penyegelan ini terkait keberadaan SPBU mini atau biasa dinamakan pertamini yang tidak memenuhi standar dan belum mengantongi surat izin operasi.

Perintah penyegelan bermula ketika seorang pengusaha pertamini mengajukan izin membuat sepuluh unit pertamini sambil menunjukkan SK Bupati Pangkep tanpa nomor surat dan belum ditandatangani bupati. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kisruh Penyegelan Pertamini di Pangkep, Polisi Masih Tunggu Aturan Pemkab, http://makassar.tribunnews.com/2018/04/21/kisruh-penyegelan-pertamini-di-pangkep-polisi-masih-tunggu-aturan-pemkab.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas

Comments

comments