Minggu, Desember 16, 2018

Monthly Archives: Februari 2018

0 56

BeritaPangkep – Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid mengungkapkan rasa syukurnya atas segala pencapaiaannya di HUT ke-58 Kabupaten Pangkep, Sabtu (24/2/2018).

Salah satu pencapaian pemerintah kabupaten Pangkep adalah pertumbuhan ekonomi yang telah mencapai 9 persen berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Salah satu kesyukuran kita adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 9 persen. Ini dapat tercapai berkat kerja keras semua pihak. Terima kasih saya haturkan,” jelas Syamsuddin Hamid di hadapan peserta undangan dan ratusan warga.

Namun, kendati pertumbuhan ekonomi telah mencapai angka 9 persen, Bupati dua periode tersebut mengaku masih memiliki banyak kekurangan dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Termasuk angka kemiskinan yang masih berada di angka 20 persen. Sebelumnya, angka kemiskinan di Pangkep sempat menyentuh angka 16 persen.

“Sebelumnya angka kemiskinan di Pangkep sempat berada di angka 16 persen. Kalau diurut dan dibandingkan daerah lainnya, kita masih di belakang. Ini akan jadi fokus kita kedepannya,” tuturnya.

Meskipun angka kemiskinan berada di angka 20 persen, Syamsuddin optimis angka tersebut bakal menurun seiring arahan dan bimbingan Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL)

SYL turut hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pangkep yang berlangsung di desa Batara, kecamatan Minasatene, Pangkep. (*)

SUMBER : http://makassar.tribunnews.com/2018/02/24/di-usia-ke-58-pertumbuhan-ekonomi-pangkep-capai-9-persen

0 16

BeritaPangkep – Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid memerintahkan seluruh pimpinan Oraginisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Pangkep untuk menetap di wilayah Kabupaten Pangkep. Hal ini ditekankan Syamsuddin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Pangkep. Ia menuturkan salah satu penyebab lemahnya koordinasi ditingkat pimpinan karena banyak pejabat yang tinggal diluar wilayah Pangkep.

Dalam rapat rutin yang dihadiri para pimpinan OPD eselon II dan III ini, Syamsuddin mengatakan agar pimpinan OPD dapat melaksanakan masih banyak laporan masyarakat yang diterima bahkan di termuat dimedia sosial tentang kritikan yang dialamatkan kepada Pemkab terkhusus OPD, namun ia menilai hal tersebut merupakan kritikan dan masukan yang wajar.

“Perlu kita sikapi dengan bijak dan sesuai aturan yang berlaku. Khusus untuk pejabat harus tinggal di Pangkep, karena seringkali perlu koordinasi setiap waktu dengan pimpinan atau instansi terkait. Kalau tinggal di Makassar, sulit kita koordinasi,” tandasnya, Senin, 5 Februari 2018.

Syamsuddin menuturkan, pentingnya koordinasi lintas OPD setiap saat wajib dilakukan agar dalam pengambilan kebijakan khususnya yang terkait dengan pelayanan masyarkat bisa tepat guna dan tepat sasaran. “Ini juga pejabat yang baru dilantik kemarin, banyak yang tinggal di Makassar. Meski jaraknya hanya 50 kilometer, tapi tetap akan menghambat koordinasi kita,” pungkasnya.

SUMBER : http://beritapangkep.com/tingkatkan-koordinasi-bupati-pangkep-perintahkan-pimpinan-opd-menetap-di-pangkep/2551/

 

0 14

BeritaPangkep – Setelah tahun lalu peringatan hari Kabuapten Pangkep dilaksanakan di Pulau Camba-cambang, tahun ini peringatan hari jadi ke58 Kabupaten Pangkep akan dipusatkan di Desa Batara, Kecamatan Labakkang, tepatnya di Rumah Sakit Pratama.

Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana menyampaikan alasan mengapa peringatan hari jadi bukan diibu kota kabupaten. Menurutnya, hari jadi daerah, adalah perayaan masyarakat yang bukan saja milik warga yang berdomisili di ibukota kabupaten Pangkep, Pangkajene. Ia menuturkan, sesuai petunjuk Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, lokasi RS Pratama di Desa Batara dipilih karena akan dirangkaikan dengan peresmian rumah sakit ini.

“Fotmat hari jadi sebenarnya sama saja tahun lalu yang membedakan cuma lokasi saja. Kenapa di kecamtan, karena hari jadi ini milik seluruh masyarakat jadi kedepan kita akan gilir lokasi hari jadi di kecamatan-kecamatan,” kata Syahban, Senin, 5 Februari 2018.

Peringatan hari jadi Pangkep tahun ini akan dirangkaikan dengan kegiatan zikir dan doa, pesta kuliner, serta pameran pembangunan yang akan digelar di RS Pratama selama lima hari. Untuk seremoni kegitan sendiri, Syahban menyatakan, Pemkab Pangkep menunggu kesiapan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo untuk hadir. “Kita akan menunggu kesiapan waktu pak gubernur. Kami berharap beliau hadir bersama kita di seremoni HUT nanti,” ujarnya

SUMBERhttp://beritapangkep.com/syahban-sammana-ungkap-lokasi-peringatan-hari-jadi-pangkep-bukan-di-pangkajene/2546/

0 13

PANGKEP – Dalam rangka mendeteksi dini ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan (AGHT) yang bisa saja terjadi mengiringi proses Pilgub Sulsel 2018, Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) Kabupaten Pangkep, melakukan rakor di salah satu cafe di Pangkep, Selasa (9/1/2017).

“Hadir dalam kesempatan itu, Kasat Intel Polres Pangkep, AKP Deni Rasmodiharjo, Pasi Intel Dandim 1421 Pangkep, Kapten Infanteri Rudi, dan Kasat Intel Kejari Pangkep Mustar, Kepala Kesbangpol Pangkep Lauki Hasri.

“Hari ini kita hanya melakukan rapat koordinasi, untuk bersama-sama menciptakan situasi kondusif di Pilgub 2018. Termasuk membicarakan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan,” ujar Kasat Intel Polres Pangkep, yang juga Ketua harian Kominda Pangkep.

Sementara itu, Pasi Intel Dandim 1421 Pangkep, Kapten Infanteri Rudi berharap, pesta demokrasi guna memilih calon Gubernur Sulsel khususnya di wilayah Pangkep dapat berjalan aman dan lancar.

Begitupun Kasi Intel Kejari Pangkep, Mustar, menerangkan, bahwa rakor ini bagian dari upaya mendeteksi dini kemungkinan gangguan yang terjadi di dalam putaran Pilgub Sulsel 2018.

“Harapan kita semua bagaimana pesta demokrasi ini berjalan aman dan lancar, baik sebelum, saat proses maupun pasca selesainya Pilkada,” ungkap Rudi.

SUMBERhttp://pilkada.rakyatku.com/read/81668/2018/01/09/komindo-pangkep-petakan-potensi-gangguan-di-pilgub-sulsel